30 Agu 2013

Joko Tingtong Meramal Pakai Kartu Tarot

Joko Tingtong diminta oleh Rendy Fudoh untuk menjadi kontributor tetap suatu penerbitan rahasia, khusus untuk pejalan spiritual dari aliran tarot. Joko bingung mau tulis apa karena sudah menjadi seorang generalist sekarang. Sebagai dukun, Joko jadi dukun umum. Bisa dimintai bantuan apa saja karena memang tidak dilarang. Sebagai seorang dukun senior, biasanya Joko cuma bilang amin saja. Kalau ada yg minta doa cukup bilang amin. Habis musti bilang apa lagi?

Tarot merupakan salah satu jalan spiritual. Saya dulu mulai dari sana, kata Joko. Sekarang jadi generalist karena tidak semua orang tertarik dengan tarot. Ada yg ambil jalan meditasi saja, dengan berbagai alirannya. Ada yg menekuni kundalini, ada yg mengumpulkan dan membagikan prana. Macam-macam jalan spiritualitas. Saya belum menulis lagi tentang tarot karena terlalu spesifik dan peminatnya terbatas. Perlu ada latar belakang pengetahuan. Tarot itu kabalah. Ada pengertian spiritual di belakang simbol-simbol tarot. Dan mereka yg tertarik tarot juga bermacam-macam. Kebanyakan tertarik dengan aspek ramal-meramal saja. Mempelajari simbol tarot tidak susah. Satu bulan sudah cukup. Yg mungkin orang merasa berat adalah meditasinya itu. Tanpa meditasi, tarot tidak bisa jalan. Joko bisa PD pakai kartu tarot karena sudah overdosis meditasi. "Saya bisa bicara tanpa berpikir, keluar apa adanya saja."

Walaupun saya mulai dengan tarot, sekarang sudah susah untuk menempatkan tarot di dalam tulisan-tulisan saya, lanjut Joko. Jaman kita sekarang sudah jauh berbeda dengan jamannya Arthur Edward Waite dan Aleister Crowley. Di jaman mereka, tarot masih bisa terus dibawa-bawa sampai ke setiap aspek. Di jaman sekarang, itu tidak bisa. Ada banyak sekali medium pendamping kultivasi spiritualitas manusia. Tarot salah satunya.

Cuma begitu saja pengantarnya, dan Joko Tingtong langsung memberikan contoh pewacanaan tarot asli yg pernah diberikannya kepada seorang teman di jaman dahulu kala. Dilakukan secara tertulis sehingga rekamannya masih ada. Begini:

-

T = Dear Joko, saya lahir tahun 1987. Semenjak dari dulu saya bertanya-tanya mengapa saya begitu suka dengan kebudayaan Tionghoa, bahasanya, musiknya filsafatnya, sampai kepada orientasi seksual, yaitu tertarik dengan gadis keturunan Tionghoa. Di samping itu, mengapa saya tidak menyukai bahasa Inggris, walaupun saya bisa menggunakannya, bahkan saya begitu cepat memahaminya.

J = Terima kasih atas pertanyaan anda.

Pertanyaan 1: Mengapa saya begitu suka dengan kebudayaan Tionghoa?

Kartu: 4 of Pentacles - 5 of Pentacles - 9 of Wands

Artinya: Karena anda merasa bahwa apa yg kita miliki di Indonesia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kebudayaan Tionghoa. Simbolnya adalah pentacles atawa duit gobang. Bisa juga dibilang sebagai material culture. Budaya materi kita saat ini paling cuma bisa menyamai separuh dari apa yg dicapai oleh Cung Kuo, the Middle Country which is none other than Tiong Kok atawa Negeri Tengah. Kita cuma bisa menyamai separuh dari apa yg mereka capai selama 5,000 tahun terakhir ini. Tetapi anda juga tahu bahwa anda bisa wait and see. Melihat apa yg bisa dicontek dari sana. Copy paste dan terapkan. Simbolnya adalah 9 of Wands. Ini artinya anda yaqin haqqul yaqin bahwa anda bisa mengejar ketertinggalan itu. Tinggal menunggu 10% tenaga anda yg sekarang masih jalan-jalan di alam astral. Setelah itu muncul maka: gubrak, anda akan bisa mengejar ketertinggalan itu. Bukan demi satu nusa dan bangsa, melainkan demi diri anda sendiri, tentu saja.

Pertanyaan 2: Mengapa saya tidak menyukai bahasa Inggris?

Kartu: Knight of Cups - 4 of Cups - XV. the Devil

Artinya: Anda tidak lagi merasa bergairah dengan bahasa Inggris karena ternyata tidak bisa digunakan untuk membina hubungan-hubungan baru. Seharusnya sudah bisa membawa kenalan baru, ternyata belum apa-apa anda sudah merasa kecewa sendiri. Bagi anda, bahasa Inggris tidak bisa digunakan untuk berfantasi ria dalam hubungan emosional, sedangkan itulah yg anda inginkan di masa depan. Inggris adalah bahasa teknis bagi anda, dan bukan bahasa romantis. Mungkin juga ada kekuatiran bahwa anda akan melekat terlalu dalam di bahasa ini, sehingga tidak dapat melepaskan diri lagi. Pedahal bisa saja kalau mau. Saya pakai bahasa Inggris dan Indonesia sekaligus. Ada yg lebih mudah diungkapkan dengan bahasa Inggris, dan ada yg lebih mudah dengan bahasa Indonesia. Bahasa cuma medium, sarana untuk berkomunikasi, dan kita tidak perlu merasa terikat olehnya. Language is a tool, and not the master. Medium dan bukan essensi. Essensi itu adanya di dalam pikiran kita sendiri yg dikomunikasikan ke dalam pikiran orang lain secara telepathik. From mind to mind. Dari pikiran ke pikiran. Dan bahasa cuma medium thok. Simbol-simbol. Karena kita tidak terlalu percaya diri mengandalkan telepathi atau komunikasi tanpa bahasa lisan dan tulisan, maka kita menggunakan bahasa. Bisa pakai bahasa apa saja, walaupun rasanya memang berbeda-beda.

T = Tadi malam sewaktu saya melakukan meditasi mendalam, saya mendapatkan gambaran bahwa di kehidupan sebelumnya saya tinggal di Hongkong. Saya juga melihat ada dua teman yang saya kenal di facebook di sana. Seorang menjadi gadis cantik, penyanyi opera Peking, tapi saya tidak yakin dia di Hongkong, saya hanya melihatnya dari televisi saja. Dia penyanyi opera Peking yang cantik. Walaupun di kehidupan sekarang dia agak gendut, dan sudah menikah. Satu lagi adalah gadis bodoh yang menghalangi jalanku. Berkaca mata tampak seperti orang idiot. Saat itu saya sedang mengejar sesuatu tapi saya belum tahu itu apa, dan menabraknya yang sedang membawa barang yang banyak. Saya sempat bilang, “Dasar gadis bodoh!” Ternyata di kehidupan sekarang dia cukup pintar, dan saya pun jadi tertarik dengannya.

J = Hm, lalu?

T = Menurut penglihatan tarotmu, apakah yang saya lihat itu merupakan kehidupan saya sebelumnya?

J = Pertanyaan 3: Apakah yang saya lihat itu merupakan kehidupan saya sebelumnya?

Kartu: Ace of Cups - King of Pentacles - XVI. the Tower

Artinya: bukan. Yg anda lihat bukan kehidupan sebelumnya, melainkan diri anda sendiri sekarang ini dan potensi-potensinya. Apa yg anda bisa lakukan di mimpi itu, akan anda bisa lakukan juga di saat anda bangun tidur dan sudah minum kopi. Dulu anda penuh perasaan, sangat romantis. Tetapi anda sekarang orangnya realistis. Realistis atau matre itu tidak haram. Chinese culture is budaya matre. Bukan wanitanya saja, melainkan prianya juga. Bahkan Chinese Gods and Goddesses juga terkenal sangat matre. Mereka suka sekali diberikan sesajen berupa 5 macam buah-buahan. 5 macam kue-kue. Dan harus kue mahal, bukan jajanan pasar seperti yg diberikan untuk dhemits di Tanah Jawa. Mereka harus diberikan sesajen berupa kue Mandarin dan sejenisnya. Paling tidak kue lapis legit dan kue taart dari Holland Bakery. Tapi jangan kuatir karena habis diberikan kepada dewa dewi, buah dan kue itu bisa dimakan oleh manusia hidup. Makan aja, nyam nyam nyam... Dan setelah makan kue yg sarinya telah terhisap dengan sempurna itu, maka akan datanglah masanya di mana bisa tiba-tiba muncul sesuatu yg tidak terduga.

Bisa saja ada penyanyi opera Peking datang kepada anda dan minta dinikahi dengan alasan bahwa anda dulu adalah pasangan kumpul kebonya di jaman Dinasti Ming. Reinkarnasi berikutnya di jaman Dinasti Yuan yg paralel dengan masa Majapahit di Jawa. Tetapi Majapahit termasuk kerajaan primitif yg adanya di ujung dunia kalau mengikuti terminologi Cung Kuo yg sangat chauvinistik dan paternalistik itu. Semua raja Jawa sudah bayar upeti, kata pujangga istana kaisar di Cina. Pedahal yg dikirim cuma beruk, kakaktua, ular sawah dan berbagai hewan eksotik dari Jawa. Buat tanda mata, katanya. Tetapi sampai di sana dianggap sebagai upeti. Maklum manusia jaman dulu kala.

T = Lalu siapa saya sebenarnya di kehidupan yang lalu itu?

J = Pertanyaan 4: Siapa saya sebenarnya di kehidupan yang lalu ?

Kartu: 7 of Swords - 4 of Swords - Ace of Wands

Artinya: Kalau menggunakan terminologi kehidupan masa lalu (past life), maka kita bisa bilang bahwa anda adalah orang yg tidak terlalu ambil pusing dengan hidup ini. Anda bisa menggunakan berbagai teknik untuk membuat terobosan yg terakhir dan sempurna. Walaupun orang bilang curang, anda tidak perduli, karena anda tahu bahwa di masa depan anda memiliki pilihan untuk mengulangi hal serupa. Bisa tekniknya sama, bisa pula lebih halus atau lebih kasar. Anda tahu ada kemungkinan seperti itu, dan anda tidak memikirkannya... Seorang manusia yg apa adanya saja, tidak terlalu berperasaan, dan tidak pula menumpuk apa yg bisa anda hasilkan. Manusia golongan api atawa gebrak lari. Habis menggebrak lalu lari, lalu diam saja. Lalu gebrak lagi. Lalu lari lagi, lalu diam lagi. Tidak ada yg disimpan dalam bentuk ingatan maupun materi.

T = Bisakah kau melihatnya lebih detail?

J = Pertanyaan 5: Bisakah dilihat lebih detail?

Kartu: 8 of Pentacles - III. the Empress - 6 of Swords

Artinya: Saya tidak bisa melhat kehidupan masa lalu anda dengan lebih detail karena tertutup oleh duit-duitan yg dibakar ketika anda mati. Ada duit-duitan yg nilainya sekitar 8 trilyun dibakar khusus untuk membekali perjalanan anda di alam orang mati. Akibatnya segala dosa-dosa anda tidak masuk hitungan karena waktu itu anda juga dibekali dengan buah semangka. Buah semangka dibanting ke atas lantai sebelum peti jenazah anda diangkat. Byar ! Dan semangka pecah itu langsung terkirim ke alam orang mati, dibawa oleh anda yg menghaturkan soja di hadapan Giam Lo Ong atawa Raja Neraka.

Yg saya lihat adalah diri anda dalam perjalanan, mau menunaikan kewajiban kepada Ibu Pertiwi. Tetapi apapun yg anda berikan, sang Ibu Pertiwi tidak bergeming, maklum simbol saja. Ibu Pertiwi itu sesuatu yg anda berhalakan, konsep saja. Apapun yg anda lakukan tidak akan memuaskan dirinya. Dan saya rasa anda sudah tahu hal itu, bahwa kita tidak bisa mengidolakan suatu simbol betapapun femininnya. Yg bisa kita idolakan adalah manusia hidup.

T = Selanjutnya, apakah menurutmu saya di kehidupan sekarang akan kembali menikahi gadis keturunan Tionghoa? Walaupun saya tidak tahu apakah di kehidupan sebelum saya pernah menikah dengan gadis Tionghoa. Apakah hanya sebatas obsesi yang tak kesampaian di masa lalu?

J = Pertanyaan 6: Apakah saya di kehidupan sekarang akan kembali menikahi gadis keturunan Tionghoa?

Kartu: 0. the Fool - 5 of Swords - 4 of Wands

Artinya: Ya, anda akan menikahi gadis keturunan Tionghoa. Pilihan ini terbuka bagi anda sejak dulu. Dan kalau anda mau, anda bisa meuju ke arah itu tanpa susah payah. Cukup biasa-biasa saja dan, voila!

Pertanyaan 7: Apakah hal itu hanya obsesi yg tak kesampaian di masa lalu?

Kartu: Queen of Pentacles - Knight of Cups - XIX. the Sun

Artinya: Tidak, bukan obsesi yg tak kesampaian di masa lalu, melainkan potensi untuk enjoy saja apa yg anda bisa hasilkan. Laris manis tanjung kimpul, duit habis klimaks ngumpul. For your information, orang yg sering mengalami klimaks akan awet muda.

Old boy, old boy, how many orgasms do you have in one week, tanya malaikat dari Arab kepada seorang Tao yg berjenggot putih sampai ke dada.

Tak tahulah, jawab si orang Tao. Wo pu che tao (sambil nyengar nyengir mencurigakan).

T = Joko, jika nanti kamu masih terlahirkan kembali ke dunia atau belum lolos ke Nibbana. Jangan lupakan aku. Aku harap di kehidupan berikutnya kamu kembali menjadi wanita cantik lagi, tentu saja gadis jelita keturunan Tionghoa. Dengan begitu mungkin kita bisa menjadi sepasang kekasih, lalu bercinta! Yeah!

J = Yeah!

-

Tentang penulis: Leonardo Rimba yg lebih sering dipanggil Mas Leo saja adalah lulusan Universitas Indonesia dan the Pennsylvania State University. Leo mendirikan Komunitas Spiritual Indonesia pada tahun 2004, dan percakapan-percakapannya dengan banyak teman telah diterbitkan dalam dua buku berjudul Membuka Mata Ketiga: Menyingkap Rahasia Alam Semesta, dan Pelangiku Warna Ungu: Sejuta Agama Satu Tuhannya. Bersama Audifax, Leo menulis buku panduan bagi pembaca tarot yg diberi judul Psikologi Tarot. Sekarang Leo banyak mengadakan acara temu darat di Jawa dan Bali, yg disebutnya sebagai ajang berbagi. Ajang pembelajaran bersama demi pencerahan satu dunia yg konon berawal di tahun 2012. Saat ini, akhir Agustus 2013, Leonardo Rimba sedang menantikan tiga lagi naskah bukunya yg akan segera diterbitkan oleh BIP Gramedia, berjudul Mata Ketiga dan Cara Menggunakannya, Kiat-Kiat Menafsirkan Mimpi, dan Tarot dan Psikologi Simbol. Buku yg ketiga ditulisnya bersama Audifax lagi. Bersama Audifax dan Monika Indri P., Leonardo Rimba akan mengeluarkan Tarot Spiritual Indonesia. Satu set kartu tarot baru, lengkap dengan buku panduan berisikan kiat-kiat interpretasinya. Kunci dari semuanya adalah meditasi rutin di cakra mata ketiga. Leo selalu bilang, bermeditasilah dengan rutin! Kuncinya ada disana.

(LR notes)


pd


27 Agu 2013

br


pt


Mendaftarkan Diri Untuk Mendapatkan NPWP




Mendaftarkan Diri Untuk Mendapatkan NPWP

Minggu, 15 April 2012 - 00:07
Dalam rangka untuk lebih memberikan keadilan di bidang perpajakan yaitu antara keseimbangan hak negara dan hak warga Negara pembayar pajak, maka Undang-Undang Perpajakan yaitu Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan mengakomodir mengenai hak dan kewajiban Wajib Pajak.
KEWAJIBAN MENDAFTARKAN DIRI
Sesuai dengan sistem self assessment maka Wajib Pajak mempunyai kewajiban untuk mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang wilayahnya meliputi tempat tinggal atau kedudukan Wajib Pajak untuk diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Disamping melalui KPP atau KP2KP, pendaftaran NPWP juga dapat dilakukan melalui e-registration, yaitu suatu cara pendaftaran NPWP melalui media elektronik on-line melalui situs Pajak (www.pajak.go.id).

Bagi masyarakat baik perseorangan maupun badan (PT, CV, BUMD, firma, kongsi, koperasi, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik) yang memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak, wajib mendaftarkan sendiri ke KPP atau K2KP untuk memperoleh NPWP. Bagi perseorangan, yang wajib memiliki NPWP adalah yang telah memenuhi persyarat subjektif dan syarat objektif.

Syarat subjektifnya adalah orang pribadi, sedangkan syarat objektifnya adalah memiliki penghasilan yang akan dikenakan pajak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Berikut ini tabel PTKP bagi perseorangan mulai tahun pajak 2013:
Penghasilan Tidak Kena Pajak
Setahun (Rp)
Sebulan (Rp)
untuk Wajib Pajak orang pribadi tidak kawin dan tidak mempunyai tanggungan (TK)
24.300.000,-
2.025.000,-
untuk Wajib Pajak orang pribadi kawin dan tidak mempunyai tanggungan (K/0)
26.325.000,-
2.193.750,-
untuk Wajib Pajak orang pribadi kawin + 1 tanggungan (K/1)
28.350.000,-
2.362.500,-
untuk Wajib Pajak orang pribadi kawin + 2 tanggungan (K/2)
30.375.000,-
2.531.250,-
untuk Wajib Pajak orang pribadi kawin + 3 tanggungan (K/3)
32.400.000,-
2.700.000,-
untuk Wajib Pajak Kawin + Penghasilan istri digabung dan tidak ada tanggungan (K/I/0)
50.625.000,-
4.218.750,-
Untuk Wajib Pajak Kawin + Penghasilan istri digabung + 1 tanggungan (K/I/1)
52.650.000,-
4.387.500,-
Wajib Pajak Kawin + Penghasilan istri digabung + 2 tanggungan (K/I/2)
54.675.000,-
4.556.250,-
Wajib Pajak Kawin + Penghasilan istri digabung + 3 tanggungan (K/I/3)
56.700.000,-
4.725.000,-
Keterangan:
  1. Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah dan semenda dalam satu garis keturunan lurus, serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya.
  2. PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender.
NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP)
NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana yang merupakan tanda pengenal atau identitas bagi setiap Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan.

Untuk memperoleh NPWP, Wajib Pajak wajib mendaftarkan diri pada KPP, atau KP2KP dengan mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan persyaratan administrasi yang diperlukan, atau dapat pula mendaftarkan diri secara on-line melalui e-registration.

Data pendukung yang perlu disiapkan oleh Wajib Pajak untuk mengisi formulir permohonan antara lain sebagai berikut:
  1. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dokumen yang diperlukan hanya berupa KTP yang masih berlaku.
  2. Bagi Wajib Pajak Badan, dokumen yang diperlukan antara lain :
    1. Akte Pendirian dan Perubahannya;
    2. KTP yang masih berlaku sebagai penanggung jawab;
  3. Kepada Wajib Pajak diberikan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dan Kartu NPWP diberikan paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah diterimanya permohonan secara lengkap.
Perlu diketahui masyarakat bahwa untuk pengurusan NPWP tersebut di atas TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

Fungsi NPWP adalah :
  1. Sebagai sarana dalam administrasi perpajakan;
  2. Sebagai identitas Wajib Pajak;
  3. Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasirasi perpajakan;
  4. Menjadi persyaratan dalam pelayanan umum, misalnya passpor, kredit bank dan lelang.
Dengan memiliki NPWP, Wajib Pajak memperoleh beberapa manfaat langsung lainnya, seperti :
  1. memenuhi salah satu persyaratan ketika melakukan pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);
  2. salah satu syarat pembuatan Rekening Koran di bank-bank; dan
  3. memenuhi persyaratan untuk bisa mengikuti tender-tender yang dilakukan oleh Pemerintah.
PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (PKP)
Bagi masyarakat yang telah memiliki NPWP, wajib dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) oleh KPP atau KP2KP apabila telah memenuhi persyaratan tertentu. Syarat untuk dikukuhkan sebagai PKP adalah pengusaha orang pribadi atau badan tersebut melakukan penyerahan barang kena pajak atau jasa kena pajak dengan jumlah peredaran bruto/penerimaan bruto (omzet) melebihi Rp 600.000.000,- setahun.

Masyarakat yang tidak memenuhi persyaratan, dapat juga melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP. Bagi pengusaha yang telah diukuhkan sebagai PKP, diwajibkan untuk memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari setiap pembeli/pemakai jasanya dengan menerbitkan faktur pajak.

PPN yang sudah dipungut, kemudian dilaporkan dalam laporan bulanan (Surat Pemberitahuan-SPT Masa) dan apabila ternyata ada PPN yang harus disetor ke bank atau kantor pos, maka harus disetor terlebih dahulu sebelum dilaporkan ke ke KPP tempat Wajib Pajak tersebut terdaftar. KPP atau KP2KP akan melakukan penelitian mengenai keberadaan dan kegiatan usaha di tempat usaha Wajib Pajak yang telah dikukuhkan sebagai PKP tersebut.

sebenarnya bisa atau tidak sih kita mengetahui apakah benar jiwa dalam diri kita ini pernah hídup di masa yang lalu dan inkarnasi dalam diri kita?



T = sebenarnya bisa atau tidak sih kita mengetahui apakah benar jiwa dalam diri kita ini pernah hídup di masa yang lalu dan inkarnasi dalam diri kita? Apakah ingatan atau kesadaran orang itu bisa kita rasakan?

J = Sebagian orang bisa merasakan impressi tentang kehidupan masa lalu (past lives) dalam kesadarannya. Munculnya bisa begitu saja, bisa juga dalam mimpi. Tetapi, apakah yg kita rasakan itu merupakan kehidupan kita di masa lalu adalah hal lain lagi. Kemungkinan besar malahan, yg kita rasakan adalah versi kita sendiri tentang orang itu. Misalnya, anda merasakan impressi tentang kehidupan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram. Apakah itu berarti anda reinkarnasi dari Sultan Agung?
Kita ketahui, Sultan Agung ini begitu gelisahnya untuk menyatukan Pulau Jawa sehingga rela mencari sekutu, walaupun tempatnya jauh, yaitu dari negara Turki yg lalu mengakuinya sebagai seorang sultan. Gelar sultan itu pengakuan dari khalifah Turki yg dianggap sebagai pemimpin dunia Islam saat itu. Ternyata mimpi tetaplah tinggal mimpi. Turki akhirnya menjadi Negara sekuler di mana ada pemisahan tegas antara negara dan agama. Negara Turki modern tidak beragama, tidak perduli agama orang, dan sama sekali tidak mempersoalkan kejayaan masa lalu ketika Turki menjadi panutan dunia Islam. Islam is of the past, bagian masa lalu, kata Turki.
Turki bahkan sekarang ngotot ingin menjadi anggota Uni Eropa yg tidak pakai agama.

Sultan Agung sebagai seorang raja Jawa yg konon Islam juga tidak kalah hebohnya. Saya pernah naik ke puncak Astana Imogiri, kompleks pemakaman raja-raja Jawa. Di puncaknya itu Cuma ada satu makam, makam Sultan Agung. Dan di sana bisa kita lihat tidak berhenti-hentinya kemenyan dibakar, dan orang mengantri masuk untuk meditasi atau berdoa di depan cungkup makam sang sultan yg jelas tidak perduli dengan agama orang. Kalaupun beragama, agamanya itu agama universal.

Agama Jawa itu agama universal, tidak perduli dengan segala macam kitab suci. Kalaupun ada rujukan kepada kitab suci seperti ucapan kalimosodo dsb, maka yg diuraikan adalah arti filsafatnya, arti essensinya, dan bukan arti harafiah. Budaya Jawa itu sinkretik dalam arti mengakomodir segala macam yg masuk. Kalaupun ada yg asli, yg asli adalah kemampuan untuk melakukan sinthesis dari berbagai macam pemikiran.

Ada kepercayaan terhadap leluhur dan alam semesta sebagai budaya Jawa yg benar-benar asli.
Setelah itu muncul Hindu dengan kepercayaan kepada berbagai dewa dewi, yg tidak lain dan tidak bukan merupakan konsep saja. Dewa Bayu itu konsep elemen udara. Dewa Surya itu konsep tentang matahari. Dewi Ratih itu konsep tentang bulan, dsb.

Lalu muncul ajaran Buddha yg mengajarkan bahwa semua manusia itu potensial menjadiBuddha juga kalau mau menerapkan ajaran budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari. Dan mulailah era budi pekerti dalam masyarakat Jawa. Bukan lagi hanya terhadap keluarga dan sahabat dekat saja, tetapi welas asih itu juga sekarang diterapkan untuk tetangga dan warga kampung sebelah.

Lalu masuk Islam dengan konsepnya tentang ukhuwwah, persaudaraan. Sultan Agung berpikir bahwa ber-ukhuwwah dengan Turki dan jajahannya akan bisa membantunya menjadi panembahan bagi seluruh Pulau Jawa, ternyata tidak. Tetapi sudah tanggung, Islam sudah masuk, dan konsep ukhuwwah itu akhirnya diterima juga dengan catatan. Ada yg saudara, dan ada yg musuh.

Ukhuwwah sesama muslim melebarkan sayap kesadaran Jawa sehingga tidak hanya sebatas dengan mereka yg ber-bahasa Jawa saja, melainkan juga dengan mereka yg beragama Islam, apapun bahasanya.

Lalu masuk Nasrani dengan konsepnya tentang persaudaraan seluruh umat manusia. Allah itu bapak, dan seluruh manusia itu anak-anaknya. Dan yg paling penting dari Nasrani adalah konsepnya tentang Hak Asasi Manusia.
Kebudayaan Jawa mengamati dengan jelas segalanya itu, dari era animisme dinamisme, era Hindu, era Buddha, era Islam, era Nasrani, dan bahkan sampai era Spiritual.

Spiritualitas modern sudah masuk ke Pulau Jawa bahkan ketika Belanda masih bercokol di Indonesia. Madame Blavatsky, aliran Theosophi, dan berbagai varian-nya sudah memiliki ribuan pengikut di Jawa ketika Belanda ditendang dan Jepang masuk. Aliran Theosophi adalah salah satu pendorong dari gerakan Hak Asasi Manusia, walaupun tidak langsung, yg akhirnya membuahkan Piagam HAM Universal oleh Perserikatan Bangsa Bangsa di tahun 1948.

Dan kebudayaan Jawa tetap eksis, men-sinthesis-kan segalanya, bahkan sampai saat ini dan entah sampai kapan lagi. So, segalanya itu sambung menyambung dan kita tidak bisa stop dan berkutat di satu tahapan saja.

Tetapi ada pengalaman-pengalaman manusiawi, emosi-emosi, pemikiran-pemikiran, hubungan-hubungan antar manusia juga. Dan ini semua merupakan bagian dari "pengalaman" Tuhan dan disimpan di dalam memory kita manusia. Ada memory kita pribadi, dan ada memory orang-orang lainnya yg bisa juga kita "sadap" kalau kita mau.

Memory manusia sifatnya astral, bisa di-akses juga kalau kita mau kontemplasi. Anda bias kontemplasi tentang Sidharta Gautama, dan anda bisa akses pikiran yg ada di dalam kesadarannya. Anda bisa kontemplasi tentang Yesus, tentang Sultan Agung, bahkan tentang Daendels yg menyatukan Pulau Jawa secara fisik dengan jaringan transportasinya dari Anyer sampai Panarukan. Coba saja kalau mau.

Tapi itu tidak berarti bahwa anda pernah hidup sebagai orang itu, walaupun anda juga tidak dilarang untuk mengaku sebagai reinkarnasi dari Sultan Agung, Daendels, Snouck Hurgronye, Ibu Kartini, Cleopatra, anybody.

Reinkarnasi itu belief system, sistem kepercayaan, dan selama tidak membahayakan manusia lainnya tentu saja bisa di-kultivasi juga.

T = Apakah kalau dalam mimpi saya melihat simbol-simbol atau bentuk-bentuk ukiran
seperti cakra bercahaya di angkasa raya di antara bintang-bintang itu ada makna tertentu atau hanya khayalan yg tiada artinya?

J = Ada maknanya juga, makna simbolik. Cakra artinya sumber energi. So, anda melihat sumber-sumber energi di angkasa raya di antara bintang-bintang. Artinya, anda melihat pokok-pokok pikiran anda sendiri yg potensial untuk dikembangkan lebih lanjut sehingga akhirnya bias memberikan faedah bagi sesama. Angkasa raya itu simbol dari alam pikiran anda. Cakra yg bercahaya di angkasa adalah topik tertentu di dalam pikiran anda yg siap untuk diuraikan lebih lanjut untuk memberikan penyembuhan bagi orang lain. Penyembuhan itu macam-macam: bias mental, emosional, dan spiritual.

T = Saya akhir-akhir ini merasa dalam tidur malam saya seperti tetap merasa sadar dan berjaga dan sering melihat perlambang-perlambang aneh dalam antara tidur dan sadar.

J = Sebenarnya kesadaran kita tidak pernah tidur, yg tidur itu tubuh fisik kita saja.
Terkadang kita sadar bahwa kita sedang tidur, dan kita melihat berbagai macam perlambang di dalam tidur. Lalu apa yg harus kita lakukan? Ya biasa-biasa sajalah. Yg kita lihat adalah lambang, bisa diartikan kalau mau. Dan bisa juga diabaikan saja kalau ternyata tidak penting.

T = Apa bedanya meditasi Shambala dengan meditasi Reiki Tummo?

J = Saya tidak tahu, saya tidak pernah ikut pelatihan meditasi dari aliran apapun.

T = Saya pernah diajarkan metode meditasi nafas halus Kejawen, konsentrasi di cakra
pusar karena itu nanti adalah jalan keluar masuk nyawa kita.

J = Cakra pusar sebagai jalan keluar masuk nyawa adalah belief system di aliran tertentu.
Menurut saya, yg disebut jalan keluar masuk itu macam-macam. Yg jalan keluar masuknya di cakra pusar adalah manusia naluriah, ini yg paling rendah tingkatannya secara spiritual.
Di atas itu ada yg jalan keluar masuknya di cakra jantung which is lebih tinggi daripada cakra pusar. Ada juga yg jalan keluar masuknya di cakra tenggorokan which is manusia yg umumnya berada di level intelektual belaka. Jalan keluar masuk tertinggi itu adanya di cakra mata ketiga karena kita sadar bahwa kita sadar. Kita sadar bahwa kita selalu satu dengan yg satu itu.

Nyawa kita adanya bukan di fisik saja seperti pengertian mereka yg bertahan di cakra pusar. Kita bukan perasaan-perasaan saja seperti mereka yg pengertiannya berada di level cakra jantung.

Kita juga bukan pemikiran-pemikiran belaka seperti mereka yg level-nya ada di carkra tenggorokan. Tetapi kita adalah roh yg selalu satu dengan roh yg kita sebut Tuhan. Tempatnya ada di cakra mata ketiga.

T = Saya jadi agak bingung sekarang, karena Mas Leo mengajarkan konsentrasi di mata ketiga saja. Apakah beda metode karena tujuan akhirnya yg beda? Misal yg satu untuk perlindungan dan kemakmuran, metode lain untuk spiritualisme? Kalau ganti-gantian apa efeknya?

J = Berganti-ganti konsentrasi antara cakra-cakra merupakan metode yg baik juga.
Meditasi kundalini itu fokus-nya berpindah-pindah dari cakra dasar, cakra sex, cakra pusar, cakra jantung, cakra tenggorokan, cakra mata ketiga, dan cakra mahkota. Dari cakra paling bawah sampai paling atas. Kalau anda mau lakukan itu tidak ada yg larang, hasilnya juga bagus.

Cuma, menurut pengalaman saya, banyak dari kita sudah bisa langsung naik ke cakra mata ketiga. Banyak dari kita sudah terbuka mata batinnya, sudah tidak lagi berada di level naluriah.

Kita sudah siap untuk menjadi orang universal, dan kita bisa langsung saja meditasi atau doa dengan konsentrasi di cakra mata ketiga.


sumber: salah satu e-book karya Leonardo R.