18 Apr 2015

RITUAL TOLAK BALA

T = Memangnya ada ritual tolak bala? Saya pernah disuruh seperti itu waktu ketemu pendeta Budha, tapi sampai sekarang dia sibuk jadi belum ketemu saya lagi. Memang saya pikir banyak masalah dalam hidup saya, kalo bahasa kristennya cobaan.

J = Tolak bala seperti apa yg dimaksud? Kalau ada orang mengganggu, usir saja orangnya. Itu termasuk tolak bala. Kalau ada setan yg mengganggu, usir saja setannya. Langsung usir apabila anda lihat itu setan muncul. Kalau balanya ada di kepala anda, cuci saja pakai shampoo.

T = Rasanya banyak banget masalah. Seperti perceraian aku, ortuku sekarang harus dioperasi by pass, adikku sekarang lagi ribut sama istrinya, terus jualan rumah masih belom ada yg minat. Rasanya aku menghadapi semuanya sendiri. Mungkin aku terlalu cengeng, but I feel so tired and need a shoulder to cry on. Maybe I lost Jesus too. Everything is all in my head.

J = Setiap hal ada jalan keluarnya, Jangan digabungkan menjadi satu. Bukan tanggung-jawab satu orang. Dan bahkan ada yg bukan tanggung-jawab anda sama sekali. Itu adik anda kalau mau cerai urusan dia sendiri. Tidak ada sangkut-pautnya dengan orang lain. Tolak balanya satu persatu. Orang tua anda mau dioperasi saya bilang akan sembuh. Itu juga sudah satu tambahan energi. Sekarang tinggal dijalankan dan lihat apakah benar sembuh. Jual rumah memang lama kecuali mau jual dengan harga miring. Setiap masalah ada tolak balanya sendiri. Bukan soal potong kambing atau lepas ikan lalu segalanya jadi mulus. Yg mulus itu paha. Sedangkan bala-bala tidak mulus. Banyak serabutnya.

 Leonardo Rimba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar